Di saat sebelum Pandemi Covid-19 melanda kota, WUB tersebut sebelumnya terfokus di 1 tempat saja dan pada saat Pandemi melanda sekarang ini pihaknya memecah tempat tersebut menjadi 3 tempat
“Tempat pertama di Yaya sasirangan, tempat kedua di Adim Sasirangan Eksklusif dan yang ketiga adalah di Alika Sasirangan, jadi masing-masing workshop itu ada 10 orang peserta dan 1 orang instruktur,” bebernya.
Maka dari itu, Pria yang kerap disapa Tezar itu berharap dalam 4 harj pelatihan tersebut dari tanggal 11 sampai 14 para peserta WUB itu memiliki kemampuan dasar untuk pembuatan kain Sasirangan dengan pewarna tekstil.
“Mudah-mudahan mereka bisa menjadi WUB yang mandiri, WUB yang sukses bisa produktif tentunya dengan memperhatikan kualitas dan mengetahui keinginan masyarakat, keinginan pembeli,” pungkasnya. (edj/hms)
Editor: Erna Djedi







