ISIS-K Membom Masjid di Afghanistan Saat Shalat Jumat, 100-an Orang Tewas


WARTABANJAR.COM, KABUL- Afghanistan belum kunjung reda dari gejolak meski pemeritahan sudah diambil ali Taliban.

Bom masih terjadi. Dalam hitungan yang berdekatan setidaknya sudah terjadi dua kali bom di tempat ibadah.

Kalin ini serangan mengerikan di masjid saat jamaah melakukan salat Jumat dan menewaskan 100 orang di utara kota Kunduz.

Kelompok ISIS, ISIS-K (Khorasan) mengaku bertanggung jawab pada ledakan tersebut.

Menurut saksi setempat, setidaknya 62 mayat sudah dikuburkan.

Masjid yang diserang merupakan milik komunitas Syiah Afghanistan. Serangan ISIS-K dilakukan untuk mengacaukan Afghanistan setelah direbut Taliban.

Taliban sendiri merupakan kelompok islam Sunni. Namun Taliban tak sejalan dengan ISIS, dan merupakan musuh satu sama lain.

ISIS-K mengatakan serangan bom bunuh diri dilakukan seorang Muslim Uyghur. “Ia meledakkan rompi berpeledak di tengah kerumunan jamaah Syiah,” kata kelompok itu, dikutip Minggu

Sementara itu sejumlah kerabat korban meratapi kejadian di Kunduz. Mereka mengatakan benar-benar terluka.

“Dia ingin menikah, dia juga ingin kuliah,” kata Zemarai Mubarak Zada (42) yang meratapi tewasnya sang keponakan yang baru berusia 17 tahun.

Sementara itu video amatir menunjukkan bagaimana puing-puing berserakan setelah kejadian itu. Jendela-jendela di masjid pecah akibat ledakan tersebut.