WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Menjadi tantangan besar bagi H Ibnu Sina dan H Arifin Noor kedepan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang diamanatkan langsung kepada keduanya sebagai Wali Kota Banjarmasin dan Wakil Wali Kota Banjarmasin, sejak dilantik oleh Pj Gubernur saat itu yaitu selesaikan masalah Covid-19.
Kemudian menuntaskan normalisasi sungai sebagai dampak dari banjir diawal tahun 2021 dan yang ketiga baru agenda-agenda berikutnya yaitu 3 agenda utama selama visi misi Banjarmasin Baiman 2021-2024.
Walaupun ujarnya, mereka hanya melaksanakan sampai 2024 tetapi tidak mengurangi capaian dan target karena prioritasnya tetap tiga yang pertama membenahi atau merevitalisasi sungai untuk menunjang sarana transportasi dan juga pariwisata berbasis sungai tahun ini remcananya pembuatAn master plannya.
Selain itu, mengintegrasikan transportasi sungai dengan transportasi darat. Koridor yang ada di Trans Banjarmasin sudah koridor 3 terakhir pada tanggal 17 Agustus diresmikan koridor 3 yaitu Pasar Antasari ke Mantuil, koridor 1 A. Yani Kilometer 6 ke Pasar Antasari, koridor 2 pasar Antasari ke Kayutangi.
“Nah ini, yang akan kita integrasikan nanti dengan transportasi sungai. Nah yang kedua tetap masalah pemulihan ekonomi yaitu lahir nya kewirausahaan baru, menguatkan usaha baru termasuk digitalisasi UMKM, oleh karena itu wirausaha baru berbasis UMKM untuk mengembalikan Banjarmasin sebagai kota perdagangan dan jasa,” ucapnya.
H Ibnu Sina menambahkan, yang ketiga, layanan publik yang cepat, tepat, murah, tidak bertele-tele. Basisnya adalah program Smart City Banjarmasin
Adapun satu hari sebelum puncak hari jadi, terlebih dahulu digelar sholat hajat di Aula Kayuh Baimbai yang diikuti oleh seluruh ASN, seluruh pimpinan SKPD beserta istri dan juga anggota Forkompimda Kota Banjarmasin.
“Rangkaian ini diikuti oleh anggota Pemko juga yaitu ada Pak Wakil, DPRD, Kapolres, Kejaksaan Negeri dan juga Pengadilan Negeri dan Forkompinda,” paparnya.
