WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN-Penyanyi juara Indonesian Idol musim pertama, Joy Destiny Tobing atau lebih dikenal sebagai Joy Tobing akan menikah.

Calonnya seorang lelaki bernama Cahyo Permono.

Sebelum menikah di gereja, mereka menggelar upacara adat pernikahan suku Batak karena Joy adalah orang Batak, seperti marhusip, martonggoraja dan martumpol.

Mereka telah menggelar rangkaian acara tersebut pada Sabtu (11/9/2021) lalu di sebuah gereja di kawasan Kebayoran, Jakarta.

"Saat menjalankan acara Marhusip & Martonggoraja, Sabtu-11 Sept’21 kemarin," tulis Joy di Instagramnya, Rabu (15/9/2021) pagi, beserta sebuah fotonya bersama calon suaminya.

Mereka tampak tersenyum di foto itu.

Joy juga berharap segala acaranya akan berjalan lancar hingga upacara pemberkatan di gereja nanti.

View this post on Instagram

A post shared by joy destiny tobing (@joydestinytobing)

Mengutip berbagai sumber, marhusip adalah adat pernikahan suku Batak, merupakan suatu prosesi dimana pihak keluarga laki-laki dan keluarga perempuan bertemu untuk membahas keseriusan dalam rencana pernikahan.

Marhusip dalam bahasa Indonesia berarti "berbisik".

Itu artinya, pihak keluarga laki-laki dan pihak keluarga perempuan akan melakukan pembahasan awal mengenai sinamot atau dalam bahasa Indonesianya adalah mas kawin.

Pembahasan awal mengenai sinamot ini, hanya kedua belah pihak keluarga yang boleh tahu mengenai besar kecilnya harga sinamot yang telah disepakati.

Hal ini untuk mencegah terjadinya kegagalan dalam prosesi pernikahan adat Batak selanjutnya.

Sementara martonggoraja adalah suatu prosesi dimana berkumpulnya masing-masing keluarga kedua mempelai untuk membentuk suatu panitia atau yang biasa disebut parhobas untuk melancarkan rangkaian pernikahan adat Batak tersebut.

Dalam prosesi martonggoraja ini pula surat undangan baru boleh disebar kepada para tamu undangan.

Kemudian ada lagi adat martumpol, yaitu rangkaian pernikahan yang biasanya hanya dilakukan oleh masyarakat Batak yang beragama Kristen.

Martumpol dapat diartikan sebagai proses tunangan antara kedua mempelai yang dilakukan di gereja di hadapan pendeta serta para pengurus jemaat gereja dan juga para tamu undangan yang bersedia hadir.

Berita Sebelumnya Belasan Armada Balakar 654 Murakata Bawa 1.079 Paket Sembako dan Logistik untuk Korban Banjir Kalteng
Berita Selanjutnya Taqy Malik Buka Suara Soal Mansyardin Malik dan Marlina: Tegaskan Surga di Kaki Ibu