Pemprov Kalsel Dukung Percepatan Swasembada Sapi Terintegrasi Perkebunan Sawit

Di sisi lain, pembangunan subsektor peternakan merupakan implementasi dari kebijakan pembangunan pertanian yang memiliki nilai penting dalam ketahanan pangan.

“Integrasi berbasis perkebunan dan peternakan sapi diharapkan dapat menciptakan usaha baru di Kalimantan Selatan. Sehingga, pengembangan peternakan sapi dengan industri hilirisasi seperti bisnis pengelohan daging, produk turunan lainnya yang tentu dapat menyerap tenaga kerja,” ucap Roy.

Saat ini, ternak sapi di Kalsel baru mencapai 148.026 ekor dengan potensi betina produktif sebanyak 51.647 ekor, diperkirakan akan mampu meningkatkan kelahiran sekitar 36.152 ekor dalam satu tahun.

“Dengan integrasi sawit sapi berbasis usaha inti plasma kita siapkan dari hulu ke hilir guna pemanfaatan lahan kelapa sawit dan industri sawit untuk pakan ternak,” ucap Roy. (edj)

Editor: Erna Djedi