Sean Gelael Cetak Sejarah! Naik Podium Balapan 24 Hours of Le Mans

Namun Sean tetap sabar dan kembali pada posisi awal setelah tiga stint yang dijalani. Setelah itu dia menyerahkan mobil kepada Tom. Tom, memanfaatkan kondisi lomba yang di antaranya dinetralisir oleh Safety Car (SC), sempat membawa JOTA #28 ke P1. Namun sayang, dalam prosesnya dia dianggap melanggar aturan.

Pertama, melindas garis putih saat masuk pit. Kedua, saat keluar pit masuk rombongan yang salah. Mestinya dia keluar di belakang rombongan SC B, tapi pebalap Inggris itu berada di belakang rombongan SC A.

Dua penalti berat mesti diterima JOTA #28, yang dijalankan oleh pebalap berikut, Stoffel. Drive thru dan stop-and-go yang harus diterima membuat Stoffel keluar dari 10 Besar. Tapi, seperti halnya Sean, Stoffel juga tenang dan sabar. Dalam perjalanan berikut secara singkat mereka merangkak baik, ke P6, 5, 4, dan terakhir dalam kendali Sean ke P3.

Drama terjadi pada ujung balapan. Pimpinan lomba WRT #41 berhenti di trek. Jota 28 mendapat keberuntungan untuk finis posisi kedua.

Hasil balapan ini juga membuat Sean dan kawan-kawan memimpin klasemen sementara LMP2 berbekal poin ganda khusus untuk Le Mans 24H. Sean, Stoffel, dan Tom mengoleksi 89 angka, begitu juga dengan JOTA #28. Mereka mengungguli WRT #31 dengan nilai 81.

Seri berikut WEC adalah double header alias dua balapan dalam sepekan berturut-turut di Bahrain pada Oktober-November. (ant)

Editor: Erna Djedi