WARTABANJAR.COM, JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memberikan apresiasi senilai total Rp6,4 miliar kepada seluruh atlet bulu tangkis Olimpiade Tokyo 2020 beserta ofisial pendukungnya.
BNI memberikan produk investasi yaitu reksadana senilai Rp2 miliar kepada peraih medali emas Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, reksadana senilai Rp1 miliar kepada peraih medali perunggu Anthony Ginting serta uang tunai kepada seluruh pemain bulu tangkis dan pelatih yang memperkuat kontingen Olimpiade Indonesia di Tokyo.
“Pilihan reksadana sebagai bentuk apresiasi tersebut dimaksudkan untuk memberi semangat pada pemain lain serta meningkatkan literasi keuangan pada kalangan olahragawan,” sebut keterangan resmi BNI yang diterima di Jakarta, Kamis.
BNI menegaskan bahwa perseroan siap mendukung program pembinaan dan keberlangsungan atlet bulu tangkis Indonesia di masa mendatang. Hal tersebut dibuktikan dengan kerja sama penandatanganan nota kesepahaman antara BNI dan PBSI untuk pembinaan cabang olahraga bulu tangkis RI selama empat tahun ke depan.
Menteri BUMN Erick Thohir pada Malam Penganugerahan Atlet dan Official Bulu Tangkis yang dilaksanakan di Cipayung, Jakarta, Rabu (18/8/2021) menuturkan latar belakang dirinya memilih BNI untuk menjadi pendukung utama PBSI dan perbulutangkisan nasional, karena BNI dan bulu tangkis memiliki kesamaan. Bulu tangkis selalu konsisten membawa nama harum Indonesia di luar negeri, begitu juga BNI.
“BNI yang sekarang bertransformasi menjadi bank internasional, di mana tak hanya membantu dalam hal ekspor, melainkan juga membangun footprint (jaringan) di luar negeri bisa memudahkan PBSI dalam hal akses,” ujarnya.