Peringati HUT ke 76 RI, WNI di Inggris Gowes Keliling London Pakai Baju Adat Nusantara

Kegiatan itu merupakan rangkaian dari acara peringatan HUT ke 76 RI yang dilaksanakan oleh KBRI London, melibatkan partisipasi warga Indonesia di Inggris.

Rangkaian kegiatan peringatan ini dilaksanakan secara sederhana dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dan standar kehati-hatian pandemi COVID-19.

“Warga Indonesia tetap dapat merasakan semangat mencintai tanah air dan rasa syukur. Yang terpenting warga turut serta mempromosikan keanekaragaman Indonesia kepada publik setempat,” ujar Desra.

Salah satu peserta lomba bersepeda, Dyah Adi Sriwahyuni, mahasiswa S3 Queen Mary University of London, menyampaikan bahwa acara bersepeda kali ini terasa istimewa.

“Beberapa kali saya ikut acara bersepeda bareng Pak Desra dan diaspora, namun kali ini lebih istimewa karena saya mesti gowes sambil pakai baju adat untuk memeriahkan peringatan hari ulang tahun kemerdekaan ke 76 Republik Indonesia,” katanya.

Dia berharap semoga Indonesia makin tangguh dan makin bertumbuh dalam menghadapi setiap tantangan zaman modern, tak terkecuali tantangan pandemi global COVID-19 dan perubahan iklim.

Eko Kurniawan, salah satu warga Indonesia yang telah belasan tahun tinggal di Inggris, mengungkapkan keseruannya mengikuti kegiatan bersepeda sehat ini.

“Sangat seru, sangat baik untuk kesehatan dan lingkungan serta membawa suasana bahagia, akrab dan guyub. Tradisi khas Indonesia yang selalu dirindukan para perantau Indonesia di London, terutama setelah diakhirinya pembatasan COVID-19,” ujar Eko.

Dia juga mengaku senang dapat mengenakan baju adat dan melihat kreativitas Indonesia diperkenalkan ke masyarakat London.

Selain kegiatan lomba bersepeda, KBRI London juga melaksanakan kegiatan kemasyarakatan yang bersifat virtual, yaitu lomba menyanyi lagu nasional, pantun dan menulis surat cinta untuk Indonesia.

Para pemenang lomba akan diumumkan setelah upacara bendera pada 17 Agustus 2021 yang akan disiarkan secara langsung di akun media sosial KBRI London. (ant)

Editor: Yayu Fathilal