Menolak Renta dengan Pedal: Komunitas "The Best" Buktikan Usia Bukan Halangan untuk Hidup Sehat
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI– Di tengah gempuran gaya hidup sedenter (sering duduk dan jarang olahraga), sekelompok pegiat olahraga di Pelaihari konsisten mengampanyekan hidup sehat melalui aktivitas bersepeda.
Komunitas yang menamakan diri mereka "The Best" ini menjadikan aspal jalanan sebagai sarana mempererat persaudaraan sekaligus menjaga stamina di usia senja.
Aksi terbaru mereka berlangsung pada Sabtu (10/1/2026) lalu.
Dengan titik kumpul di Jalan Angsau, puluhan pesepeda ini melintasi rute menantang mulai dari Balirejo, Bumi Jaya, Jalan Sum-Sum, Tirtajaya, hingga Jalan Kunyit, Kabupaten Tanah Laut, sebelum akhirnya kembali ke titik awal.
Komunitas yang diprakarsai oleh H. Isar, yang juga merupakan Ketua Badan Pengurus Masjid Al Hijriyah Angsau ini, bukan sekadar kelompok hobi biasa.
Mereka membawa misi besar tentang pentingnya menjaga kebugaran tubuh tanpa memandang faktor usia.
H. Isar mengungkapkan bahwa "The Best" memiliki filosofi mendalam yang tertuang dalam nama komunitas mereka sendiri.
“Kegiatan gowes ini rutin dilaksanakan setiap pagi Rabu dan Sabtu, serta juga mengikuti berbagai event bersepeda yang ada di Kalimantan Selatan,” ujar H. Isar saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.
Semangat "Bersepeda Sampai Tua" yang menjadi jargon mereka terbukti efektif menarik minat banyak orang.
Hingga saat ini, tercatat sebanyak 43 anggota yang terdiri dari kalangan bapak-bapak dan ibu-ibu aktif bergabung dalam setiap agenda gowes rutin.
BACA JUGA: Peringatan Dini Banjir Rob di Pesisir Kalsel Hingga 5 Februari
Eksistensi komunitas ini menjadi bukti bahwa silaturahmi bisa dijalin dengan cara yang produktif dan menyehatkan.
H. Isar berharap gerakan kecil dari Jalan Angsau ini bisa menularkan energi positif bagi warga Tanah Laut lainnya.
Melalui konsistensi ini, komunitas "The Best" berharap olahraga bersepeda tidak lagi dipandang sebagai tren sesaat, melainkan menjadi bagian dari budaya hidup sehat yang berkelanjutan di Kalimantan Selatan. (Wartabanjar.com/Gazali)
Editor: Yayu