WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN-Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggenjot target vaksinasi dari sebelumnya 38 ribu orang dalam satu minggu menjadi 126 ribu orang sepekan.
Hal ini dilakukan untuk menekan penularan COVID-19 di provinsi ini.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Muslim di Banjarmasin, Jumat (13/8/2021) dikutip Minggu (14/8/2021), mengatakan perlu intervensi kesehatan untuk mempercepat pengendalian COVID-19 yang di antaranya melalui percepatan pemenuhan target vaksinasi.
“Kami mendorong vaksinasi, kita mengupayakan penambahan vaksin sebanyak 126 ribu per minggu. Selama ini hanya 38 ribu per minggu, mudah-mudahan ini bisa dipenuhi dari berbagai sumber,” katanya.
Muslim juga menyarankan agar tim satgas COVID-19 Kalsel turun tangan untuk melakukan monitoring dan evaluasi penanganan COVID-19 ke kabupaten kota.
Selain vaksinasi, juga penting dilakukan penguatan testing, tracing dan treatment atau 3T.
Rumah sakit, katanya juga harus menambah ketersediaan tempat tidur.
Selain itu, kabupaten kota dapat meningkatkan pemanfaatan fasilitas isolasi terpusat sebagai upaya menekan kenaikan angka terkonfirmasi COVID-19.
“Ada kecenderungan isoman ini terabaikan, ini memicu penularan,” katanya.
Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar mengatakan, pihaknya kini menyiapkan beberapa rencana aksi penanganan COVID-19 di Banua.
Rencana aksi ini dilakukan karena kasus COVID-19 di banua belum turun sebagaimana diharapkan.
“Rencana aksi ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Mendagri mengenai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di luar Jawa-Bali,” sebutnya.