Siswadi menjelaskan, mengingat korban yang bertempat tinggal jauh dari masyarakat dan hidup sendirian diperkirakan meninggalnya tercebur dalam kubangan air tersebut dan tidak ada yang mengetahuinya.
Belum diketahui pasti bahwa korban ada memiliki riwayat sakit atau tidak dikarenakan pihak keluargapun juga jarang berkomunikasi dengan korban tersebut dikarenkan pihak keluarga bertemu sekitar sebulan yang lalu terhadap korban.
“Pihak penyidik dan tim Inafis Polres Banjar sudah menyampaikan kepada pihak keluarga korban, untuk mengetahui penyebab korban meninggal pihak Rumah sakit akan melakukan otoupsi jenazah, namun dari pihak keluarga menolak dan kemudian membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan otopsi dan pihak keluarga sudah rela menerima atas musibah tersebut,” ungkap Siswadi. (ehn/bjg)
Editor : Hasby