Polisi di China Ungkap Warga Sembunyikan Riwayat Perjalanan Terkait Munculnya Varian Delta

Dari dua orang tersebut, satu di antaranya ditahan tujuh hari karena menolak mengenakan masker dan memaki-maki petugas, sedangkan lainnya ditahan karena menyerobot antrean tes PCR dan melawan polisi.

Lima orang lainnya dari berbagai kota di Henan diamankan polisi atas dugaan menyebarkan informasi palsu, demikian media China melaporkan.

Sebelumnya juga polisi juga menangkap seorang pendamping pasien COVID-19 karena menyembunyikan riwayat perjalanan.

Hasil tesnya menyatakan positif COVID-19 pada 30 Juli.

Padahal sejak tanggal 16 Juli tersangka berulang kali mendatangi kafe di dekat rumah sakit, seperti diberitakan ANTARA sebelumnya. (ant)

Editor: Erna Djedi