Langka dan Mengharukan! Atlet Qatar Pilih Tarik Diri dari Kesempatan Menang demi Berbagi Emas dengan Rivalnya

Pun demikian dengan Barshim yang turut meluapkan keberhasilannya meraih emas di Tokyo 2020.
Bagi Tamberi, momen ini sangat istimewa karena dia sempat menderita cedera yang mengancam kariernya dan membuatnya absen di Rio 2016.

Namun, atlet yang kini berusia 29 tahun itu tak menyerah dan berjuang untuk kesembuhannya sehingga bisa mentas di Olimpiade Tokyo.

Barshim dan Tamberi sendiri dikenal memiliki hubungan pertemanan baik di dalam maupun di luar olahraga.

“Dia salah satu teman terbaik saya. Tidak hanya di trek tapi di luar trek,” kata Barshim kepada Associated Press.

“Kami hampir selalu bersama. Semangat sejati, semangat olahragawan, datang ke sini dan menyampaikan pesan ini,” tandasnya.

Sementara itu, momen mengharukan tersebut begitu diapresiasi berbagai pihak karena memperlihatkan sportivitas luar biasa.

“Bicara tentang semangat Olimpiade. Semangat Olimpiade adalah membangun dunia yang damai dan lebih baik dalam lingkup Olimpiade yang membutuhkan saling pengertian dengan semangat persahabatan, solidaritas, dan fair play,” tutur komentator final lompat tinggi itu.

“Kami melihat hal tersebut ditunjukkan hari ini dengan sangat indah karena mereka berdua dapat berbagi momen medali emas ini,” ungkap sang komentator. (berbagai sumber)

Editor: Erna Djedi