Langka dan Mengharukan! Atlet Qatar Pilih Tarik Diri dari Kesempatan Menang demi Berbagi Emas dengan Rivalnya


WARTABANJAR.COM – Adegan di final lompat tinggi putra di Olimpiade Tokyo.

Gianmarco Tamberi dari Italia menghadapi Mutaz Essa Barshim dari Qatar di final.

Keduanya melompat 2,37 meter dan setara! Pejabat Olimpiade memberikan tiga upaya lagi untuk masing-masing.

Namun, mereka tidak mampu melompat dengan tinggi 2,39 meter yang merupakan rekor Olimpiade ini.

Satu kesempatan lagi diberikan kepada kedua atlet itu, tapi Gianmarco Tamberi menarik diri dari upaya terakhir karena mengalami cedera di bagian kakinya.

Setelah itu, mereka mendatangi ofisial Olimpiade, lalu Barshim seketika memberikan pertanyaan mengejutkan soal kemungkinan berbagi medali emas.

“Apakah emas dapat dibagi di antara kami berdua jika saya mundur dari upaya terakhir?” tanya Barshim saat punya kans untuk memenangi emas sendiri.

Lalu, ofisial Olimpiade mengkonfirmasi bahwa hal tersebut bisa dilakukan.

“Ya, maka emas akan dibagi di antara kalian berdua,” kata sang petugas Olimpiade itu. Mutaz Essa Barshim tak berpikir panjang dan langsung menarik diri sehingga dia bersama Gianmarco Tamberi meraih medali emas.

Mengetahui keputusan tersebut, Tamberi langsung memeluk Barshim, lalu berselebrasi dan berteriak di sekitar lintasan.

Pun demikian dengan Barshim yang turut meluapkan keberhasilannya meraih emas di Tokyo 2020.
Bagi Tamberi, momen ini sangat istimewa karena dia sempat menderita cedera yang mengancam kariernya dan membuatnya absen di Rio 2016.

Namun, atlet yang kini berusia 29 tahun itu tak menyerah dan berjuang untuk kesembuhannya sehingga bisa mentas di Olimpiade Tokyo.

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini