WARTABANJAR.COM – Adegan di final lompat tinggi putra di Olimpiade Tokyo.
Gianmarco Tamberi dari Italia menghadapi Mutaz Essa Barshim dari Qatar di final.
Keduanya melompat 2,37 meter dan setara! Pejabat Olimpiade memberikan tiga upaya lagi untuk masing-masing.
Namun, mereka tidak mampu melompat dengan tinggi 2,39 meter yang merupakan rekor Olimpiade ini.
Satu kesempatan lagi diberikan kepada kedua atlet itu, tapi Gianmarco Tamberi menarik diri dari upaya terakhir karena mengalami cedera di bagian kakinya.
Setelah itu, mereka mendatangi ofisial Olimpiade, lalu Barshim seketika memberikan pertanyaan mengejutkan soal kemungkinan berbagi medali emas.
“Apakah emas dapat dibagi di antara kami berdua jika saya mundur dari upaya terakhir?” tanya Barshim saat punya kans untuk memenangi emas sendiri.
Lalu, ofisial Olimpiade mengkonfirmasi bahwa hal tersebut bisa dilakukan.
“Ya, maka emas akan dibagi di antara kalian berdua,” kata sang petugas Olimpiade itu. Mutaz Essa Barshim tak berpikir panjang dan langsung menarik diri sehingga dia bersama Gianmarco Tamberi meraih medali emas.
Mengetahui keputusan tersebut, Tamberi langsung memeluk Barshim, lalu berselebrasi dan berteriak di sekitar lintasan.







