Jadi, akan ada dosa dua tahun yang diampuni oleh Allah SWT.
Berikut ini hadits Nabi Muhammad tentang itu:
“Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.” (HR Muslim).
Tiap muslim yang mampu dan memenuhi syarat berpuasa, maka dapat melakukan puasa Arafah, namun puasa ini tidak disunnahkan bagi yang sedang berhaji karena saat 9 Dzulhijjah biasanya jemaah haji wajib melakukan ibadah wukuf di Padang Arafah, Mekkah, Arab Saudi.
Aturan ini dijelaskan dalam hadits Rasulullah SAW:
“Dari Ummul Fadhl binti Al Harits, bahwa orang-orang berbantahan di dekatnya pada hari Arafah tentang puasa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sebagian mereka mengatakan, ‘Beliau berpuasa.’ Sebagian lainnya mengatakan, ‘Beliau tidak berpuasa.’ Maka Ummul Fadhl mengirimkan semangkok susu kepada beliau, ketika beliau sedang berhenti di atas unta beliau, maka beliau meminumnya.” (HR Bukhari).
Buat kamu yang tidak berhaji, sebaiknya melakukan puasa Arafah.
Insya Allah akan mendapatkan pengampunan dosa dua tahun sekaligus. (brs/berbagai sumber)
Editor: Yayu Fathilal







