Selain itu, kata Ganjar, perangkat pemerintah daerah sudah siap dan hanya perlu menentukan tempat vaksinasinya, termasuk dukungan dari TNI Polri dan instansi swasta yang diyakini bisa mempercepat vaksinasi.
Sembari menunggu, lanjut Ganjar, pihaknya sedang mendesain jika vaksinasi Jateng ditingkatkan hingga 300 persen dengan hitung-hitungan mulai dari kebutuhan sumber daya manusia, titik vaksinasi hingga kebutuhan dosis vaksin sedang dilakukan.
“Sehingga nanti kita bisa ‘memanage’ itu evaluasi soal vaksinasi yang intinya harus dipercepat, tidak boleh ada vaksin yang ditahan, segera suntikkan, jangan lupa ‘nyatet’,” tegas Ganjar. (ant)
Editor: Erna Djedi







