Richarlison mencoba menusuk dari sisi kiri pertahanan Argentina, tetapi masih bisa dipatahkan.
Intensitas pertandingan meningkat, Neymar mendapatkan tekel keras dari Giovani Lo Celso pada menit ke-51.
Brazil mendapatkan peluang emas pada menit ke-53, tetapi tendangan Richarlison di mulut gawang Argentina masih bisa ditepis Emiliano Martinez.
Brazil berupaya mencari celah untuk menyamakan kedudukan.
Hingga memasuki menit ke-66, skuaq asuhan Tite itu masih saja kesulitan mencetak gol.
Kini giliran Argentina membombardir Brazil di menit 74, sayangnya aksi peluang emas di depan gawang umpan dari Di Maria bisa dihalau bek Brazil.
Pada menit ke-80 permainan menjadi lebih keras, Otamendi menghantam Neymar.
Aksi solo Messi membuat Argentina mendapat peluang emas di menit 88, tetapi kapten Argentina tersebut gagal menceploskan bola ke gawang Brazil.
Tiga menit tambahan waktu tak mengubah skor.
Hingga wasit Esteban meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga, skor 1-0 bertahan untuk kemenangan Argentina.
Susunan Pemain:
Brazil (4-3-3): Ederson Moraes; Danilo, Marquinhos, Thiago Silva, Renan Lodi (Emerson 76’), Casemiro, Fred (Roberto Firmino 46’), Lucas Paqueta (Gabriel Barbosa 76’), Everton (Vinicius Junior 63’), Neymar, Richarlison.
Argentina (4-4-2): Emiliano Martinez; Gonzalo Montiel, Nicolas Otamendi, Cristian Romero (German Pezzella 79’), Marcos Acuna, Leandro Paredes (Guido Rodriguez 54’), Giovani Lo Celso (Nicolas Tagliafico 63’), Rodrigo De Paul, Angel Di Maria (Exequiel Palacios 79’), Lionel Messi, Lautaro Martinez (Nicolas Gonzalez 79’). (ant)
Editor: Yayu Fathilal







