Ini Dia Sosok Pelaku Perampokan di ATM Hotel Kharisma, Ditembak di Kaki Masih Kuat Berjalan Tegak
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Tim gabungan Polda Kalimantan Selatan dan Polresta Banjarmasin telah menangkap pelaku perampokan di box ATM di Hotel Kharisma, Jalan KS Tubun, Banjarmasin Selatan.
Wajah pelaku pun kini beredar di media sosial dan pesan WhatsApp.
Selain wajah pelaku, beredar juga video saat pelaku tiba di markas polisi.
Pelaku terlihat berjalan dengan kaki kanan terbalut perban, diduga bekas tembakan.
Tangan kirinya juga terlihat balutan perban, tepatnya di sekitar jari dan telapak tangan.
Meski agak terpincang, pelaku terlihat cukup kuat berjalan.
Tidak terlihat di wajahnya ekspresi meringis kesakitan saat berjalan dengan kondisi kaki kanan bekas tembakan.

Sebelumnya, Gerak cepat dilakukan jajaran Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan dalam merespons aksi kejahatan di Kota Banjarmasin.
Tim gabungan Polda Kalsel dan Polresta Banjarmasin, Selasa (29/6/2021), berhasil menangkap pelaku perampokan di dalam box ATM di Hotel Kharisma, Jalan KS Tubun, Banjarmasin Selatan.
Pelaku perampokan dengan sajam di dua TKP tempat ATM berhasil diamankan petugas gabungan.
Petugas terpaksa mengambil tindakan tegas terukur karena pelaku mencoba melarikan diri.
Petugas gabungan Polda Kalsel dan Polresta Banjarmasin berhasil menangkap pelaku perampokan terhadap seorang nasabah saat hendak melakukan transaksi di ATM Hotel Kharisma, Jalan KS Tubun, Banjarmasin Selatan.
Dari video yang beredar di media sosial, tampak petugas menyerbu sebuah rumah yang berada di kompleks perumahan.
Belasan berpakaian preman merangsek masuk melalui pintu di sebuah rumah beton.
Terdengar pula suara teriakan "tembak' sepertinya dari petugas.
"Tembak, batajun…batajun…ke banyu," ujar suara seorang petugas mengarahkan rekannya.
Kemudian terdengar beberapa kali suara letusan tembakan bersamaan gambar video mengarah pada samping rumah yang berupa air dan semak.
Terlihat pula petugas memegang senjata api berada di pelataran rumah.
Gambar dari video selanjutnya tiga petugas yang mengenakan berada di semak-semak.
Salah satu petugas tampak melempar sebuah tas hitam, bersamaan dengan terdengar teriakan 'alhamdulillah'.
Diduga tas tersebut merupakan hasil rampokan. (ehn/edj)
Editor: Erna Djedi