Tiga Masjid di Batola Ditetapkan Ramah Anak, Ini Fasilitas Penunjangnya

Bukan saja pada saat menjalankan peribadatan shalat, sambung dia, namun juga kegiatan-kegiatan keagamaan lainnya.

“Mengingat di zaman Nabi Muhammad SAW, berbagai aktivitas kegiatan justru dilaksanakan di masjid,”terangnya.

Oleh karena itu, lanjut mantan Kepala Bappelitbang Batola itu, ketika APSAI meminta Masjid Al-Istiqamah sebagai salah satu MRA, maka dirinya pun langsung menyetujui atas pertimbangan, agar anak-anak sejak dini sudah menyatu dan mencintai masjid.

Di lain pihak, Zulkipli menyatakan, untuk menunjang MRA tentunya membutuhkan kondisi yang memadai baik ketersediaan sarana prasarana maupun hal-hal lainnya yang mendukung.

Untuk itu, selaku Ketua Badan Pengelola Masjid dirinya mengharapkan dukungan semua pihak.

Sebelumnya, Kepala BPPKBP3A Batola Hj Harliani mengatakan, keberadaan MRA merupakan salah satu proram dari Gugus Tugas KLA Batola menuju KLA.

Dia menyatakan, program MRA bertujuaan untuk mendekatkan tempat ibadah umat Islam bagi generasi muda yang dimulai dari anak-anak.

Oleh karena itu, sebutnya, sejak dini anak-anak sebagai generasi penerus dibuat suatu program agar lebih dekat kepada ekosistem masjid melalui program MRA dengan pola yang diterapkan mendesain mesjid aagar ramah anak, menyiapkan fasilitas bermain, perpustakaan, ruang laktasi, menyediakan minuman gratis bagi anak, menyediakan shaf khusus bagi laki-laki maupun wanita dan sarana edukatif lainnya.

Melalui metode itu, sebut wanita ramah ini, diharapkan anak-anak menjadi betah dan suka ke masjid serta mengikuti semua kegiatan yang tersedia sembari menimba ilmu dan menerapkan ibadah baik mengaji, shalat berjemaah, maupun penanaman keimanan dan ketauhidan di samping tetap memperdulikan dan memperhatikan hak-hak mereka.

“Kami berharap dengan diresmikannya tiga masjid ini, maka MRA di Batola akan terus bertambah dan diikuti oleh masjid-masjid lainnya,” harap Harliani.

Peresmian Masjid Ramah Anak di Batola dihadiri para anggota Forkopimda, Ketua Dewan Masjid H Asrul Azwad, Ketua MUI Batola KH Ahmad Jiansi Majedi, Ketua APSAI yang juga Pincab Bank Kalsel Marabahan Akhmad Fauzi.

Selsin itu, juga hadir Ketua TP-PKK Hj Saraswati Dwi Putranti Rahmadian Noor, Ketua DWP Hj Herwina Rezeki Zulkipli Yadi Noor, Kepala DPPKBP3A Hj Harliani dan para pimpinan SKPD lainnya, Camat Marabahan Eko Purnama Sakti dan isteri, para pengurus mesjid, Forum Anak Daerah Batola dan undangan. (ant)

Editor: Erna Djedi