Jatah Vaksin Guru HSU Terpaksa Dialihkan, Ini Penyebabnya

“Kecuali karena alasan kesehatan, sehingga menunda vaksin, maka Dinas Pendidikan memberikan waktu sampai kondisi kesehatan guru memungkinkan untuk di vaksin, ” kata Junaidi.
 Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten HSU jJunaidi Gunawan. (Antaranews Kalsel/Eddy Abdillah)
Junaidi menegaskan, hampir semua sekolah menyatakan siap melaksanakan pembelajaran tatap muka, namun hanya 47 sekolah yang diijinkan melaksanakannya secara terbatas karena beberapa sekolah para gurunya belum seluruhnya menjalani vaksinasi.

Junaidi mengatakan, sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri dan instruksi Bupati HSU H Abdul Wahid HK semua guru dan tenaga kependidikan dilingkungan Disdik HSU diwajibkan mengikuti Vaksinasi COVID-19 agar bisa mengajar tatap muka.

“Karenanya kami menghimbau pihak sekolah pro-aktif melaporkan data guru dan tenaga pendidik ke fasilitas kesehatan (faskes) terdekat untuk mendapat layanan vaksin dan melaporkan datanya juga ke Dinas Pendidikan,” katanya

Junaidi berharap lebih banyak lagi sekolah yang menyelenggarakan pembelajarab tatap muka dengan cara pergantian (shift) hari mengajar dan menerapkan protokol kesehatan.

“Secara sarana dan prasarana semua sekolah siap melaksanakan pembelajaran  tatap muka,  Disdik bersama Satgas sudah melakukan monitoring ke sekolah-sekolah, hanya vaksin yang menjadi kendala,” pungkasnya. (ant)

Editor: Erna Djedi