Hal ini kembali dipertegas oleh Ketua Bidang Komunikasi Publik Satgas Covid 19 Provinsi Kalimantan Selatan, Taufik Arbain, ketika menyampaikan paparan sebagai narasumber pertama terkait komunikasi publik, hoaks, dan realitas persepsi publik.
“Yang kita utamakan di masa sekarang ini adalah kolaborasi dari semua pihak untuk bersatu padu bahwa vaksin itu tidak berbahaya, vaksin itu tidak menyeramkan, dan vaksin itu demi kepentingan masyarakat luas,” ujar Taufik.
Dia menegaskan bahwa semua pihak harus satu kata bahwa vaksinasi itu untuk kepentingan orang banyak dan menyelamatkan umat manusia di dunia.
Sementara itu, Ketua IDI Kalsel, Muhammad Rudiansyah, berpendapat bahwa kelompok masyarakat yang menjadi prioritas vaksinasi sebaiknya anak muda atau kaum milenial karena dapat mencegah penularan virus Covid-19.
“Mereka ini mempunyai kegiatan yang sangat banyak dan mobilitas tinggi serta mereka ini OTG, atau tanpa gejala, sehingga ketika mereka membawa virus ini ke rumah akan beresiko menularkan ke orang lain,” paparnya saat menjadi narasumber kedua terkait Pentingnya Vaksinasi Covid-19. (has/mckalsel)
Editor : Hasby







