WARTABANJAR.COM, JAKARTA – PT Honda Prospect Motor (HPM) kehilangan pasar sekitar 16 persen di bulan Mei yang hanya berhasil menjual kendaraan sebanyak 8.538, dibandingkan bulan sebelumnya yang mencatat penjualan sebanyak 10.189 unit.
Meski penjualan yang terbilang turun 16 persen, HPM menyebut adanya hari kerja yang lebih sedikit karena libur Lebaran dan angka penjualan tersebut masih sesuai dengan target yang ditetapkan Honda untuk bulan Mei lalu.
Business Innovation and Marketing & Sales Director PT Honda Prospect Motor, Yusak Billy mengungkapkan bahwa dirinya sangat optimis tren penjualan positif akan berlanjut pada bulan-bulan mendatang, terutama didukung oleh penyegaran pasar melalui produk-produk baru dan dukungan pemerintah melalui program relaksasi pajak yang disambut sangat baik oleh konsumen.
“Kami percaya bahwa pemerintah selalu memantau kondisi aktual pasar untuk dapat terus merancang kebijakan yang tepat untuk mendorong pertumbuhan pasar otomotif dan ekonomi secara umum,” kata Yusak Billy dalam keterangan resminya, Senin.
Dalam hal ini, Honda Brio masih menjadi tulang punggung HPM dalam hal penjualan Mei sebanyak 63 persen dari total keseluruhan penjualan HPM. Honda Brio Satya menjadi yang tertinggi dengan penjualan sebanyak 3.813 unit dan menguasai pangsa pasar segmen LCGC sebesar 27 persen, sementara Honda Brio RS terjual sebanyak 1.565 unit dan memimpin pangsa pasar segmen City Car sebesar 63persen.







