“Selama larangan mudik itu, jumlah penumpang hanya puluhan orang per hari, bahkan ada beberapa hari yang tidak ada penerbangan. Selama masa itu hanya 2 hingga 3 kali penerbangan didominasi angkutan kargo,” jelasnya.
Menurut dia, jam operasional bandara juga ditambah yang semula pukul 08.00 WITA hingga pukul 16.00 WITA menjadi mulai pukul 07.30 WITA hingga pukul 18.00 WITA seiring normalnya jadwal penerbangan.
Dikatakan, manajemen bandara juga membuka layanan GeNose bagi calon penumpang pesawat dengan biaya sebesar Rp40 ribu didukung tiga unit alat yang digunakan dan satu unit sebagai cadangan.
“Rencananya, juga akan dibuka layanan drive thru yang ditempatkan di area parkir keberangkatan dengan layanan rapid antigen, penyuntikan vaksin, PCR hingga peningkatan imun bagi mereka yang berminat,” katanya. (ant)
Editor: Erna Djedi







