Penjelasan:
Narasi jalan tol layang Jakarta-Cikampek dijual ke Uni Emirat Arab adalah salah.
Berita liputan6.com yang ditautkan dalam unggahan itu tidak menyebut jalan tol layang menjadi milik Uni Emirat Arab.
Pemberian nama tol itu menjadi tol Sheikh Mohammed Bin Zayed merupakan misi balas budi kepada Pemerintah Uni Emirat Arab yang telah mencantumkan nama Presiden Jokowi pada salah satu jalan strategisnya.
Menurut pemberitaan ANTARA, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) berharap penetapan nama baru tol layang Jakarta-Cikampek atau Japek II elevated menjadi jalan layang Sheikh Mohamed Bin Zayed dapat meningkatkan kerja sama antara Indonesia dengan Uni Emirat Arab (UEA). (ant)
Editor: Erna Djedi







