WARTABANJAR.COM – Sugako Hashida, penulis skenario di balik drama televisi legendaris asal Jepang ‘Oshin’ meninggal dunia di usia 95 tahun, Minggu.
Sugako Hashida dikabarkan meninggal dunia di rumahnya di Atami, prefektur Shizuoka, akibat limfoma yang dideritanya.
Apa itu limfoma yang diderita Sugako Hashida?
Dikutip dari alodokter.com, kanker kelenjar getah bening atau limfoma adalah kanker darah yang dapat mengakibatkan pembengkakan kelenjar getah bening (limfadenopati).
Limfoma berawal ketika sel kanker menyerang salah satu sel darah putih (limfosit) yang berfungsi melawan infeksi.
Limfosit adalah sel darah putih yang berfungsi untuk membunuh bakteri dan virus.
Selain di dalam peredaran darah, limfosit tersebar di beberapa bagian tubuh, seperti kelenjar getah bening, limpa, timus, sumsum tulang, dan saluran pencernaan. Ketika limfosit berubah, berkembang, dan menyebar secara tidak normal, maka terjadilah limfoma maligna.
Limfoma dapat dikategorikan ke dalam 2 jenis, yaitu limfoma Hodgkin dan limfoma non-Hodgkin.
Perbedaan utamanya terletak pada jenis sel limfosit yang diserang kanker. Hal ini dapat diketahui melalui pemeriksaan dengan mikroskop.
Limfoma non-Hodgkin lebih sering terjadi dibandingkan limfoma Hodgkin.
Namun sayangnya, limfoma non-Hodgkin lebih berbahaya daripada limfoma Hodgkin.
Pada banyak kasus, limfoma non-Hodgkin memiliki tingkat kesembuhan yang lebih rendah dibandingkan limfoma Hodgkin.
Limfoma berbeda dari leukemia walaupun sama-sama menyerang sel darah putih. Leukemia bermula pada sumsum tulang, sedangkan limfoma seringkali bermula pada sel darah putih di kelenjar getah bening.
Gejala utama limfoma adalah muncul benjolan di beberapa bagian tubuh, seperti leher, ketiak, atau selangkangan. Benjolan tersebut muncul akibat pembengkakan kelenjar getah bening.
Selain pembengkakan kelenjar getah bening, limfoma dapat menimbulkan gejala berupa: Demam, gatal-gatal, cepat lelah, batuk, berkeringat di malam hari, berat badan turun drastis, sesak napas.
Pengobatan limfoma akan disesuaikan berdasarkan kondisi kesehatan, usia, serta jenis dan stadium limfoma yang dialami penderita.
Dokter akan merekomendasikan berbagai macam jenis pengobatan di bawah ini:







