PLN Tambahkan Biomassa ke Tungku PLTU Batu Bara untuk Kurangi Emisi Karbon

Sejak 2 Maret, PLN telah mengimplementasikan perdagangan emisi karbon antara pembangkit listrik fosil dengan pembangkit listrik energi hijau. PLTU Paiton di Jawa Timur telah membeli sertifikat penurunan emisi sebesar 1.000 ton karbondioksida dari PLTA Sipansihaporas di Sumatera Utara.

“PLN berharap bisa berkontribusi terhadap pencapaian target penurunan emisi gas rumah kaca pemerintah dalam perjanjian Paris Agreement,” kata Syofvi.

Pemerintah saat ini sedang melakukan uji coba perdagangan emisi karbon sektor energi dengan melibatkan 80 PLTU batu bara di seluruh Indonesia. Uji coba perdagangan karbon dilakukan sejak Maret hingga Agustus 2021.

Total emisi gas rumah kaca dari 80 pembangkit listrik batu bara tersebut mencapai 159 juta ton karbondioksida. Skema perdagangan karbon menggunakan cap, trade, dan offset sehingga diperlukan pembatasan terhadap nilai emisi karbon yang dihasilkan dari setiap pembangkit listrik.

Pemerintah memiliki komitmen untuk menurunkan emisi sebesar 314 juta hingga 398 juga ton karbondioksida pada 2030 mendatang, melalui program pengembangan energi hijau yang ramah lingkungan. (ant)

Editor: Erna Djedi