Djadjang memastikan juga pemain senior Barito Putera Rizky Pora juga diboyong ke Jogjakarta untuk mengikuti latihan persiapan mengikuti kompetisi ini.
Terkait pelaksanaan kompetisi ini, Djadjang menyatakan semuanya perlu bersyukur ada digelarnya kompetisi di saat bencana pandemi COVID-19 masih melanda, hingga sempat membuat kegiatan kompetisi nasional vakum.
“Sudah kita syukuri saja, setidaknya ada kegiatan pra-musim, daripada tidak ada kegiatan sama sekali kompetensi,” ujarnya.
Memang diakuinya, dengan kompetensi yang digelar secara mendadak ini akan tidak maksimal mempersiapkan tim dengan waktu yang singkat, namun dia tetap optimis para pemainnya akan cepat beradaptasi.
“Kita siapkan tim yang solid untuk bisa juara,” ujarnya. (ant)
Editor: Erna Djedi







