“Saat inikan anggaran murni yang berjalan, mungkin di Anggaran Belanja Tambahan (ABT) nanti untuk keseluruhan perbaikan,” paparnya.
Totok menyatakan, bahwa proses belajar mengajar pada masa pandemi COVID-19 ini tetap dilaksanakan secara daring, hingga kondisi ada sekolah yang rusak akibat banjir tersebut tidak begitu signifikan mengganggu.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin Zainal Hakim menyatakan pihaknya di legislatif termasuk serius memberi perhatian terhadap kondisi sekolah yang mengalami kerusakan akibat banjir ini.
“Kita catat hari ini bagaimana langkah-langkah Disdik dalam menangani sekolah rusak akibat banjir ini, memang kita minta diseragamkan penanganannya,” papar politisi PKB tersebut.
Pihaknya pun berharap, Disdik bisa secepatnya melakukan langkah perbaikan sekolah rusak ini, di mana pihaknya di legislatif akan mendukung itu, baik dari segi kebijakan ataupun alokasi anggaran.
“Kita buka koordinasi seluasnya untuk penanganan pasca banjir ini,” ujarnya. (ant)
Editor: Erna Djedi







