Meski demikian, kata gubernur yang juga Ketua DPD Partai Golkar Kalsel ini, dirinya bersyukur bersama rakyat Kalsel bisa melaluinya.
“Pelan-pelan, bagamatan, dengan ikhtiar, doa wan gawi sabumi. Barangkali inilah cara Tuhan mengangkat derajat kita, menghapus sgala dosa. Terima kasih kepada para relawan, siapapun dan dari manapun piyan,” kata Paman Birin.
Sahbirin Noor juga meminta maaf jika selama lima tahun kepemimpinannya ada kekurangan.
“Minta maaf, minta halal, minta ridha atas segala alfa, khilaf salah dan berbagai kekurangan lainya. Kekurangan, ketidaksempurnaan, itu adalah milik dan tanggung jawab kami berdua, selaku pimpinan nang sudah diamanahi buhan piyan, warga banua.” ucap Paman Birin.
“Dan malam ini, tiba saatnya bahangkut2 barang, dari kediaman resmi. Sedih rasanya. Tapi, kalau ada awal, pasti ada akhir. Demikianlah suratan-Nya. Jikalau Allah azza wajalla memperkenankan, Insya Allah kita batamuan pulang.
Gubernur hanyalah jabatan, jabatan hanya titipan, pengabdian sepanjang zaman. 🙏🙏🙏,” tutup Paman Birin. (edj)
Editor: Erna Djedi







