Erick Thohir Blak-blakan Ungkap Borok Garuda, Kembalikan 12 Pesawat Bombardier ke Pihak Leasing

Erick juga blak-blakan mengungkap, keputusan yang diambilnya ini juga mempertimbangkan tata kelola perusahaan yang baik, terkait keputusan Komisi Pemberantasan Korupsi Indonesia serta penyelidikan Serious Fraud Office Inggris terhadap indikasi pidana suap dari pihak pabrikan kepada oknum pimpinan Garuda saat proses pengadaan pesawat tahun 2011 lalu.

“Saya sejak awal mengarahkan pada manajemen Garuda kita harus terus melakukan efiseinsi,” tegas Erick.

Karena itu, tegas Erick, dengan tegas dirinya memutuskan untuk mengembalikan 12 pesawat Bombardier CRJ 1000 dan mengakhiri kontran operating lease dengan Nordic Aviation Capital atau NAC yang jatuh tempo tahun 2027.

Keputusan ini, kata Erick, mendapat dukungan dari Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, dan manajemen Garuda. (edj)

Editor: Erna Djedi