Warga kemudian melaporkan temuan jasad itu ke kantor polisi, tidak lama kemudian sejumlah personel polisi, TNI, aparatur kecamatan dan masyarakat mendatangi lokasi.
Kondisi jasad pada saat ditemukan masih memakai kaos warna kuning dan celana jin warna biru, kemudian kondisinya sudah bengkak serta menimbulkan bau tak sedap.
“Kondisinya sudah membengkak dan mengeluarkan bau busuk diperkirakan mayat tersebut sudah tiga hari,” kata Muslih.
Ia menyampaikan kepolisian belum dapat memastikan penyebab kematiannya karena masih dalam penyelidikan dengan melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan warga setempat.
Terkait adanya unsur pembunuhan, Muslih mengatakan belum dapat diketahui karena masih dalam tahapan penyelidikan tim Satreskrim Polres Garut dan polsek setempat.
“Masih dalam penyelidikan,” kata Muslih.
Temuan jasad itu sempat menggegerkan warga setempat, bahkan banyak warga yang berdatangan untuk melihat lokasi ditemukannya jasad wanita malang itu.
dan batang bambu menancap di tubuhnya.
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga yang kebetulan sedang melintasi lokasi kejadian di pinggiran Sungai Cimalaka, Kampung Muncang Lega, Desa Tegalpanjang, Kecamatan Sucinaraja, Jumat (5/2) pagi. (ant)
Editor: Erna Wati







