WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Arus deras sungai menggerus tanah hingga mengakibatkan oprit jembatan Pabahanan Pelaihari Tanah Laut ambruk pada Kamis (14/1/2021) lalu, pengguna jalan masih menggunakan jalan alternatif di Jalan Kunyit, Selasa (19/1/2021).
Kepala Dinas Perhubungan Tanah Laut, Gentri Yulianto mengatakan, kemungkinan jembatan Pabahanan yang ambruk itu sudah bisa dilewati pada Kamis (21/1/2021) lusa.
“Direncanakan pada Kamis In Shaa Allah selesai,” kata Gentri Yulianto kepada wartabanjar.com, Selasa (19/1/2021).
Pihaknya pun menghimbau, pengendara yang melewati jalan alternatif yakni di Jalan Kunyit agar berhati-hati dan perlahan, agar tetap fokus. Hal ini dikarenakan jalan sempit serta utamakan keselamatan bagi pengendara yang lain serta masyarakat setempat.







