Conte memasukkan Achraf Hakimi, Nicolo Barella, Stefan de Vrij, dan Lukaku untuk memenangi pertandingan sebelum waktu normal habis.
Pemain sayap Maroko itu memiliki peluang bagus namun penyelesaian kaki kanannya melebar.
Sanchez juga menciptakan peluang namun tidak mampu mengontrol umpan silang Ivan Perisic dari sisi kiri kotak penalt.
Sanchez kembali mengancam melalui tandukan yang masih dapat ditahan kiper Terracciano sebelum sang kiper membelokkan sepakan melengkung Eriksen dari tepi kotak penalti.
Terraciano memperlihatkan refleks bagus dalam menahan tandukan jarak dekat Lukaku, namun penyerang Belgia itu tidak membuang peluang berikutnya dan mencetak gol melalui tandukan memanfaatkan umpan silang Barella dari sisi kanan.
Susunan pemain kedua tim:
Fiorentina (3-4-2-1): Pietro Terraciano, Nikola Milenkovic, Lucas Martinez, Igor, Martin Caceres (Lorenzo Venutti 52′), Gaetano Castrovilli, Cristiano Biraghi, Sofyan Amrabat, Valentin Eysseric (Dusan Vlahovic 52′), Giacomo Bonaventura, Christian Kouame
Pelatih: Cesare Prandelli
Inter Milan (3-5-2): Samir Handanovic, Aleksandar Kolarov, Milan Skriniar (Stefan de Vrij 61′), Andrea Ranocchia, Ashley Young (Achraf Hakimi 69′), Ivan Perisic, Roberto Gagliardini (Nicolo Barella 81′), Christian Eriksen, Arturo Vidal (Marcelo Brozovic 94′), Lautaro Martinez (Romelu Lukaku 69′), Alexis Sanchez
Pelatih: Antonio Conte. (ant)
Editor: Erna Wati







