Penutupan Akhir Tahun Rupiah Membawa Harapan Baru

    Dari eksternal, pelaku pasar mencerna berita bahwa Pemimpin Mayoritas Senat AS Mitch McConnell menunda pemungutan suara untuk meningkatkan jumlah stimulus AS.

    McConnell menunda pemungutan suara untuk meningkatkan jumlah stimulus dari 600 dolar AS menjadi 2.000 dolar AS per individu, setelah Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Donald Trump sama-sama menyetujui kenaikan awal pekan ini.

    Sementara itu peluncuran vaksin COVID-19 terus berlanjut secara global, dengan Uni Eropa akan membeli 100 juta dosis BNT162b2, vaksin yang dikembangkan oleh Pfizer Inc dan BioNTech SE.

    Jumlah kasus COVID-19 global terus meningkat. AS juga telah melaporkan kasus pertama COVID-19 jenis B177, yang pertama kali terlihat di tenggara Inggris pada September lalu.

    Rupiah pada pagi hari dibuka menguat ke posisi Rp14.115 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.050 per dolar AS hingga Rp14.115 per dolar AS.

    Sementara itu kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Selasa menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp14.105 per dolar AS dibandingkan hari sebelumnya di posisi Rp14.169 per dolar AS. (ant)

    Editor: Erna Wati

    Baca Juga :   Hadapi Perang Dagang Trump, Indonesia Disarankan Tingkatkan Produksi Dalam Negeri

    Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

    BERITA LAINNYA

    TERBARU HARI INI