WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Leicester City kembali membutuhkan gol ‘telat’ untuk memetik poin dari markas Crystal Palace seusai bermain imbang 1-1 dalam laga pekan ke-16 Liga Inggris di Stadion Selhurst Park, London, Senin.
Harvey Barnes mencetak gol pada menit ke-83 untuk membawa Leicester menyamakan kedudukan setelah sempat tertinggal akibat tendangan voli Wilfried Zaha pada menit ke-58, demikian catatan laman resmi Liga Inggris.
Gol itu seolah mengulangi raihan serupa yang diraih Leicester saat menahan imbang Manchester United 2-2 dalam berkat gol lima menit jelang bubaran laga Boxing Day di Stadion King Power, dua hari yang lalu.
Leicester sebetulnya tampil menekan sejak awal laga dan punya peluang untuk membuka keunggulan saat memperoleh tendangan penalti pada menit ke-17, tetapi Kelechi Iheanacho yang menjadi algojo mendapati eksekusinya dimentahkan kiper Vicente Guaita.
Lantas pada menit ke-25, Ayoze Perez hampir mencetak gol untuk tim tamu tetapi tembakannya membentur mistar gawang dan bola muntah yang disambar Dennis Praet berakhir melambung tinggi.
Lima menit berselang, Iheanacho berpeluang membayar kesalahannya ketika Barnes mengirim umpan silang terukur tetapi penyerang muda Nigeria jebolan akademi Manchester City itu gagal menanduk bola dengan bersih.
Skor nirgol bertahan hingga turun minum dan Palace berpeluang mencuri keunggulan empat menit memasuki babak kedua ketika Jeffrey Schlupp mengirim umpan tarik yang tak bisa diselesaikan baik oleh sepakan Zaha.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-58 saat Zaha berdiri cukup bebas menyambut umpan silang Andros Townsend dengan tembakan voli yang mampu menaklukkan kiper Kasper Schmeichel untuk membawa Palace unggul 1-0 atas Leicester.