WARTABANJAR.COM, TANJUNG- Komitmen menghadirkan Polri yang dekat dengan masyarakat kembali diwujudkan melalui keterlibatan langsung dalam pembangunan infrastruktur.
Polres Tabalong bersama Brimobda Kalsel Batalyon C Pelopor Tanjung turut merampungkan pembangunan Jembatan Sakuyah di Kecamatan Bintang Ara.
Proses penyelesaian jembatan yang mengusung konsep presisi dengan balutan warna merah putih tersebut kini telah mencapai 100 persen.
Tahapan akhir berupa pengecatan dilaksanakan pada Rabu (1/4/2026), dipimpin Kabag Log Polres Tabalong, AKP Lamris Manurung, didampingi Kapolsek Bintang Ara, Iptu Hartanto serta Danton Brimob Batalyon C Tanjung, Ipda Mahmudah.
Pengecatan dilakukan pada sejumlah bagian vital, mulai dari tiang, bantalan, hingga bangunan penahan tali jembatan.
Pemilihan warna merah dan putih tidak sekadar estetika, tetapi sarat makna.
Lebih dari sekadar infrastruktur penghubung, Jembatan Sakuyah menjadi simbol pengabdian Polri sekaligus wujud sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menumbuhkan semangat nasionalisme.
Jembatan dengan panjang 65 meter dan lebar 2,4 meter ini mampu menahan beban hingga 2 ton.
Keberadaannya menjadi akses vital yang menghubungkan Desa Dambung Raya, Desa Hegar Manah, dan Desa Panaan—tiga wilayah dengan mobilitas warga yang cukup tinggi.
Sebelumnya, jembatan tersebut mengalami kerusakan hingga putus sejak pertengahan 2025.







