BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM β Owner Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman, menegaskan bahwa tradisi pertemuan antara manajemen, pemain, dan suporter merupakan amanah dari orang tuanya yang harus terus dijaga.
Hal tersebut disampaikan Hasnuryadi saat pertemuan keluarga besar Barito Putera yang digelar di kediaman founder tim di kawasan Kampung Melayu Darat, Banjarmasin, akhir pekan lalu.
Pertemuan tersebut dihadiri manajemen, tim pelatih, pemain, serta para suporter yang diberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi demi kemajuan tim berjuluk Laskar Antasari.
Menurut Hasnuryadi, tradisi berkumpul dan berdialog dengan suporter bukan sekadar agenda rutin, tetapi bagian dari warisan nilai yang ditanamkan oleh orang tuanya agar klub tetap dekat dengan masyarakat.
βIni amanah dari Abah dan Mama. Tradisi ini sudah dilakukan sejak dulu dan kami diamanahkan untuk menjaganya. Barito Putera ini milik masyarakat Banua,β ujar Hasnuryadi.
Ia menegaskan, kedekatan antara klub dan masyarakat menjadi kekuatan utama Barito Putera dalam menghadapi kompetisi.
Dalam pertemuan tersebut, seluruh elemen tim juga sepakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan kerja keras demi mengembalikan prestasi tim.







