Ojol Perempuan di Banjarmasin Jadi Korban Order Fiktif, Saldo Rp2 Juta Raib & Langsung Pingsan

WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Dugaan penipuan dengan modus order fiktif kembali terjadi di bulan Ramadan. Seorang pengemudi ojek online (ojol) perempuan di Kota Banjarmasin menjadi korban hingga kehilangan saldo dompet digital sebesar Rp2 juta, Senin (23/2/2026).

Peristiwa bermula saat korban menerima pesanan seperti biasa melalui aplikasi. Tidak lama kemudian, terduga pelaku menghubungi korban dan mengirimkan sebuah tautan melalui pesan singkat.

Tanpa menaruh curiga, korban mengikuti instruksi yang diberikan, termasuk saat diminta memasukkan kode one time password (OTP) yang masuk ke ponselnya. Setelah kode tersebut diberikan, saldo dalam akun dompet digital korban dilaporkan langsung terkuras.

Akibat kejadian itu, korban disebut sempat pingsan karena syok mengetahui uangnya hilang.

Waspada Modus Order Fiktif

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya para pengemudi ojek online dan pengguna layanan digital, untuk selalu waspada terhadap modus penipuan daring.

Masyarakat diimbau untuk:

Tidak sembarangan mengklik tautan yang dikirim melalui pesan singkat atau aplikasi percakapan.

Tidak pernah membagikan kode OTP kepada siapa pun, termasuk yang mengaku sebagai pelanggan, pihak aplikasi, maupun institusi tertentu.

Segera menghubungi layanan resmi aplikasi jika menemukan kejanggalan pada pesanan.

Modus penipuan dengan memanfaatkan kelengahan korban melalui tautan palsu dan permintaan kode OTP masih kerap terjadi, terutama saat momen ramai seperti bulan puasa.

Semoga korban diberikan ketabahan dan mendapatkan ganti rezeki yang lebih baik.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)

Baca Juga :   Jam ASN Disesuaikan, Disdukcapil HST Tetap Buka Layanan 08.00–15.00 Wita Selama Ramadhan

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca