WhatsApp di Ambang Tamat! Rusia Siap Blokir Total, Warga Dipaksa Pakai Aplikasi Pengawasan “Max”

WARTABANJAR.COM – Pemerintah Rusia dilaporkan membatasi akses WhatsApp dan berencana memblokir aplikasi pesan instan milik Meta tersebut secara total. Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh WhatsApp melalui unggahan resminya di platform X (Twitter).

Dalam pernyataannya, WhatsApp menyebut langkah pemerintah Rusia sebagai upaya mendorong warga beralih ke aplikasi dalam negeri.

“Hari ini pemerintah Rusia mencoba memblokir WhatsApp sepenuhnya sebagai upaya mendorong warganya beralih ke aplikasi pengawasan buatan dalam negeri,” tulis WhatsApp.

Aplikasi tersebut menilai kebijakan ini sebagai kemunduran besar bagi sekitar 100 juta pengguna WhatsApp di Rusia.

“Kami terus melakukan segala yang kami bisa untuk menjaga pengguna tetap terhubung,” lanjut pernyataan itu.

WhatsApp Dihapus dari Direktori Pengawas Rusia

Menurut laporan Financial Times, WhatsApp telah dihapus dari direktori online Roskomnadzor, badan pengawas komunikasi negara Rusia. Langkah ini dinilai sebagai sinyal kuat menuju pemblokiran penuh.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menyatakan bahwa akses WhatsApp bisa kembali normal apabila Meta bersedia mematuhi regulasi Rusia.

“Jika perusahaan (Meta) tetap tidak mau kompromi, bisa saya katakan, (Meta) menunjukkan ketidaksiapan menjalin dialog dengan pemerintah Rusia, maka tidak ada peluang pemulihan,” ujar Peskov, dikutip dari Reuters.

Tuduhan Pelanggaran Hukum dan Isu Keamanan

Pemblokiran WhatsApp sebenarnya sudah dimulai sejak akhir Desember lalu. Pemerintah Rusia menuding aplikasi tersebut tidak mematuhi undang-undang setempat.

Baca Juga :   Usai Penembakan Pilot Smart Air, Guru dan Nakes Tinggalkan Korowai Demi Keselamatan

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca