Iran Pamer Kekuatan Baru: 1.000 Drone Tempur Siap “Hancurkan” Musuh!

WARTABANJAR.COM, TEHERAN – Militer Iran telah resmi menambah 1.000 drone baru ke dalam kesatuan tempurnya sebagai bagian dari upaya memperkuat pertahanan nasional di tengah ketegangan yang meningkat dengan Amerika Serikat dan sekutunya. Panglima Angkatan Darat Iran menegaskan bahwa kekuatan udara baru ini akan siap memberikan respons dahsyat terhadap setiap ancaman atau serangan.

Menurut pernyataan resmi yang dilaporkan media pemerintah, drone-drone tersebut merupakan bagian dari strategi militer Iran untuk menanggapi ancaman keamanan dan mengantisipasi potensi konflik di kawasan. Sistem drone ini dirancang untuk operasi serangan, pengintaian, perang elektronik, dan target statis maupun bergerak di udara, laut, maupun darat.

Panglima Besar Angkatan Darat Iran, Amir Hatami, menyatakan bahwa mempertahankan dan meningkatkan keunggulan strategis tetap menjadi agenda penting bagi militer. Langkah ini dilakukan demi memastikan kemampuan untuk melakukan aksi cepat dan respons yang menghancurkan terhadap invasi apa pun.

Penguatan drone ini diumumkan setelah Amerika Serikat meningkatkan kehadiran militernya di wilayah Timur Tengah, termasuk pengiriman kelompok serang kapal induk USS Abraham Lincoln dan sejumlah jet tempur sebagai bagian dari operasi latihan dan kesiapan militer. Amerika sendiri menyebut pengerahan pasukan ini sebagai langkah antisipatif di tengah gejolak regional yang sedang berlangsung.

Ketegangan antara Tehran dan Washington makin memuncak seiring kedua belah pihak saling memperingatkan tentang konsekuensi dari langkah agresif. Otoritas Iran menegaskan bahwa mereka akan memberikan balasan tegas dan kuat jika wilayahnya diserang, sementara sejumlah pakar parsial menyebut ancaman drone Iran menjadi “ancaman kredibel” terhadap aset militer asing di kawasan.

Baca Juga :   Unit Resmob Satreskrim Polres Kapuas Tangkap Pelaku Penggelapan Dana Rp98 Juta

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca