Mobil Pusling Dispusip Tanah Laut Sasar Sekolah di Pelosok, Bawa Koleksi 18 Ribu Buku

WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Tanah Laut memilih menjemput pembaca hingga ke pelosok sekolah demi menjaga nyala literasi di Bumi Tuntung Pandang, Pelaihari, Senin 26 Januari 2026.

Komitmen ini selaras dengan capaian Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) Kabupaten Tanah Laut tahun 2024 yang tercatat di angka 66,18. Berdasarkan data terbaru, indeks literasi masyarakat menunjukkan tren positif pada beberapa aspek krusial.

Dimensi frekuensi membaca berada di angka 81,55, sementara durasi membaca mencapai 82,13.

Baca Juga Viral Pria di Desa Sungai Kumap Berhadapan dengan Buaya

Secara spesifik, rata-rata masyarakat Tanah Laut memiliki frekuensi membaca 5-6 kali per minggu dengan durasi berkisar antara 1 hingga hampir 2 jam per hari.

Namun, tantangan muncul pada akses terhadap jumlah bahan bacaan yang masih berada di kategori sedang (73,07), di tengah tingginya durasi akses internet yang menyentuh angka 75,32.

Kepala Dispusip Tanah Laut, Safarin, S.IP, M.Si, mengungkapkan bahwa operasional dua unit mobil Perpustakaan Keliling (Pusling) menjadi senjata utama untuk terus mendongkrak angka-angka tersebut.

Layanan jemput bola ini kini rutin dioperasikan setiap hari Senin sampai Kamis, dengan sasaran utama para pelajar di tingkat SD dan SMP.

Untuk mendukung ketersediaan bahan bacaan, Dispusip terus menambah amunisi koleksi mereka agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan.

“Untuk koleksi, saat ini kita memiliki 18.000 judul buku dengan jumlah eksemplar mencapai 35.000. Jadi, untuk satu judul buku itu bisa ada dua eksemplar. Insyaallah, di tahun 2026 ini akan ada lagi pengadaan buku baru untuk menambah koleksi kita,” ujar Safarin saat ditemui di kantornya, Jl. A. Syairani, Kompleks Perkantoran Gagas, Pelaihari.

Baca Juga :   Si Jago Merah Berkobar di Pasar Lawas Pelaihari, Hembusan Angin Perbesar Api

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca