WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Kekalahan 2-3 Liverpool dari AFC Bournemouth di pekan lanjutan Premier League 2025/2026, yang ditentukan lewat gol Amine Adli di masa injury time, memicu spekulasi kuat mengenai masa depan pelatih kepala Arne Slot di Anfield. Laporan media Inggris menyebut hasil buruk itu memperbesar tekanan terhadap manajer asal Belanda tersebut menjelang pekan-pekan krusial kompetisi domestik.
Kekalahan itu merupakan salah satu dari beberapa hasil kurang konsisten Liverpool musim ini, sementara desakan agar klub mempertimbangkan perubahan kepelatihan makin menguat di kalangan suporter dan komentator sepak bola Inggris. Hal ini diperkuat dengan diskusi soal kemungkinan manajer interim atau kandidat pengganti yang banyak muncul di media sosial dan forum diskusi.
Slot sendiri tidak secara resmi dipecat atau diganti oleh manajemen klub pada saat ini; artikel aktif yang beredar lebih bersifat opini atau prediksi terkait tekanan terhadap posisinya, bukan pengumuman resmi dari Liverpool. Klub belum merilis keterangan formal tentang perubahan staf kepelatihan setelah kekalahan tersebut.
Spekulasi ini muncul di tengah kritik terhadap performa tim yang dinilai belum stabil, termasuk ketidakseimbangan performa antara lini serang dan lini pertahanan serta jadwal padat pertandingan yang dianggap berdampak pada kebugaran pemain.
Liverpool sempat memiliki periode tak terkalahkan cukup panjang sebelum akhirnya kalah dari Bournemouth di menit akhir pertandingan, dan hasil tersebut membuat tekanan terhadap Slot semakin besar dari berbagai kalangan pengamat sepak bola di Inggris maupun internasional. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)

