WARTABANJAR.COM, PELAIHARI– Implementasi Program Strategis Nasional Presiden Prabowo Subianto melalui pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDM-P) terus menunjukkan perkembangan di Kabupaten Tanah Laut.
Program yang bertujuan memperkuat ekonomi pedesaan tersebut kini mulai memasuki tahapan pembangunan fisik dan pemantapan administrasi organisasi.
Di Kabupaten Tanah Laut, tercatat ada 135 KDKMP (Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih) yang telah terbentuk, mencakup 130 KDMP dan 5 KKMP.
Program ini diharapkan dapat menghidupkan unit usaha desa secara serentak yang dikelola oleh pengurus lokal dari masyarakat setempat.
Kabar Terbaru Pembangunan Fisik Gerai
Hingga saat ini, tercatat ada 14 KDMP yang sudah memulai tahapan pembangunan bangunan gerai, yaitu:
- Desa Gunung Mas
- Desa Sumber Mulia
- Desa Ujung Baru
- Desa Tirta Jaya
- Desa Bajuin
- Desa Martadah Baru
- Desa Pulau Sari
- Desa Bumi Jaya
- Desa Kebun Raya
- Desa Karang Rejo
- Desa Gunung Makmur
- Desa Sungai Jelai
- Desa Bentok Darat
- Desa Telaga Langsat
Secara umum, progres pembangunan di lapangan masih berjalan dan terus dipantau, dengan kendala utama berupa kondisi cuaca yang mempengaruhi kecepatan pekerjaan fisik.
Tanggapan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Perdagangan (Diskopdag) Tanah Laut
Kepala Bidang Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan, Latif Kamarudin, Jumat (23/1/2026), menjelaskan bahwa saat ini pihaknya sedang mendorong koperasi-koperasi tersebut untuk tertib administrasi, salah satunya melalui Rapat Anggota Tahunan (RAT).
”Ya, mungkin ini sudah mulai nih. Awal Januari ada sebagian yang mulai RAT. Nah, tapi kan memang enggak ada usahanya itu, tapi tetap kita laksanakan, menjalankan RAT karena itu wajib RAT tuh walaupun nanti lapornya nihil, karena kan belum ada usaha, belum ada kegiatan,” ujar Latif Kamarudin saat diwawancarai di kantornya.







