WARTABANJAR.COM, BERLIN – Jerman diguncang aksi kejahatan spektakuler. Sebuah cabang Bank Sparkasse di Kota Gelsenkirchen, Jerman barat, menjadi sasaran perampokan besar-besaran dengan nilai kerugian fantastis yang ditaksir mencapai 30 juta euro atau setara Rp 590 miliar.
Aksi pencurian ini terungkap setelah rangkaian penyelidikan polisi yang mengungkap modus terencana, rapi, dan diduga dilakukan oleh kelompok profesional.
Berdasarkan keterangan kepolisian, perampokan diduga berlangsung saat libur Natal dan Tahun Baru, ketika aktivitas perkantoran dan lalu lintas di sekitar bank relatif lengang. Sejumlah saksi mengaku melihat beberapa pria membawa tas besar di area gedung parkir pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari.
Para pelaku diketahui masuk melalui gedung parkir yang terhubung langsung dengan bangunan bank. Dari lokasi tersebut, mereka menggunakan bor berukuran besar serta peralatan khusus pembuka logam untuk menembus ruang brankas bawah tanah.
Hasilnya, lebih dari 3.000 kotak penyimpanan milik nasabah dibobol secara paksa. Isi brankas yang raib didominasi uang tunai, emas batangan, hingga perhiasan bernilai tinggi.
Kejahatan ini baru diketahui setelah alarm kebakaran di gedung bank berbunyi pada Senin dini hari. Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan lubang besar menuju ruang brankas yang menunjukkan tingkat perencanaan dan eksekusi yang sangat matang.
Rekaman kamera pengawas memperlihatkan para pelaku menggunakan mobil Audi RS 6 berwarna hitam dengan pelat nomor curian serta sebuah van Mercedes-Benz putih untuk mengangkut hasil kejahatan.

