WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka mencatat sejarah di Flushing Meadows setelah berhasil mempertahankan gelar juara US Open 2025. Sabalenka menang dua set langsung 6-3, 7-6(3) atas Amanda Anisimova, Sabtu (6/9) waktu setempat atau Minggu WIB.
Kemenangan ini membuat Sabalenka menjadi petenis putri pertama yang mampu mempertahankan gelar US Open sejak Serena Williams pada 2014. Bagi petenis berusia 27 tahun itu, raihan ini sekaligus menutup musim dengan manis setelah sebelumnya gagal di dua final Grand Slam lain dan hanya mencapai semifinal di turnamen mayor ketiga.
“Semua pelajaran berat itu sepadan dengan tahun ini,” ungkap Sabalenka usai pertandingan, seperti dilansir WTA.
Dengan kemenangan ini, Sabalenka kini mengoleksi empat gelar Grand Slam, dua di US Open dan dua di Australian Open, menyamai pencapaian Naomi Osaka yang juga meraih empat gelar mayor dalam kurun singkat.
Tak hanya itu, partai final ini menjadi kemenangan ke-100 Sabalenka di turnamen Grand Slam. Catatan persentase kemenangannya pun impresif, yakni 79,4 persen, hanya kalah dari Iga Swiatek di antara petenis aktif saat ini.
Di sisi lain, Anisimova yang datang dengan rekor pertemuan 6-3 melawan Sabalenka tak mampu mengulangi dominasi sebelumnya. Tertekan sejak awal, ia menutup laga dengan 29 unforced error berbanding 22 winner. Sebaliknya, Sabalenka tampil lebih efektif dengan 13 winner dan hanya 15 kesalahan sendiri.
“Selamat untuk Anda dan tim, kalian luar biasa,” kata Anisimova dalam upacara penyerahan piala. Meski kalah, peringkatnya bakal melonjak ke posisi 4 dunia WTA saat daftar terbaru dirilis, Senin (8/9).

