Horeka Banjarmasin Angkat Topi! Program Rumah Maggot DLH Jadi Solusi Cerdas Atasi Sampah Organik

WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Program inovatif Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarmasin yang menggandeng pelaku usaha hotel, restoran, dan kafe (Horeka) dalam pengelolaan sampah organik melalui rumah maggot ternyata disambut hangat. Para pengusaha menilai langkah ini sebagai solusi cerdas untuk mengatasi persoalan sampah yang kian menumpuk di Kota Seribu Sungai.

Salah satunya diungkapkan Riandi Susanto, pengusaha kuliner di Banjarmasin. Ia menilai sosialisasi yang dilakukan DLH membuka jalan baru bagi para pelaku usaha yang selama ini kesulitan mengelola sampah organik.

“Kami sebagai pelaku usaha merasa beruntung. Dari sosialisasi ini, ada gambaran jelas bagaimana sampah organik bisa dikelola ke depan. Mudah-mudahan program ini berjalan baik, dan kami siap bekerjasama,” ujar Riandi, Kamis (21/8/2025).

BACA JUGA:Banjarmasin Segera Punya Rumah Maggot Raksasa di Basirih, Siap Lumat 10 Ton Sampah Organik Sehari

Menurut Riandi, usahanya menghasilkan sekitar 2 kilogram sampah organik per hari. Selama ini, meski sudah dipisahkan, sampah tetap berakhir di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) karena tidak ada fasilitas kompos.

“Kalau rumah maggot ini sudah berjalan, tentu sangat membantu. Setidaknya sampah organik langsung dikelola, tidak menumpuk dan menimbulkan masalah baru,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, DLH Banjarmasin tengah menyiapkan pembangunan rumah maggot berkapasitas 10 ton per hari di kawasan Pergudangan 88, Basirih. Fasilitas ini nantinya akan menjadi pusat pengolahan sampah organik dari sektor Horeka maupun masyarakat.

Baca Juga :   Anggota DPRD Tabalong Pasang Badan! Usulan Musrenbang Tanjung Dijamin Dikawal Hingga Penganggaran

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca