Lewati ke konten
Wartabanjar
Wartabanjar
  • Beranda
  • Berita
    • Nasional
    • Internasional
    • Regional
  • Kalsel
    • Banjar Bakula
    • Banua Anam
    • Pesisir
  • Ekonomi
    • Otomotif
  • Infotainment
  • Sport
  • Teknologi
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Travel
  • Video
Homepage / Berita / Nasional Menteri PPPA Ajak Anak Muda Lebih Bijak di Media Sosial: “Saring Sebelum Sharing!”

Menteri PPPA Ajak Anak Muda Lebih Bijak di Media Sosial: “Saring Sebelum Sharing!”

Andi AkbarSelasa, 8 Juli 2025 - 21:05 WIB
Berita, Nasional
Menteri PPPA Arifah Fauzi memberikan sambutan dan pengarahan kepada peserta Webinar Libur Telah Tiba dalam rangkaian Hari Anak Nasional Tahun 2025. (Sumber: Humas KemenPPPA)

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Menyambut Hari Anak Nasional 2025, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) bersama Yayasan Save the Children Indonesia menggelar Webinar Series “Libur Telah Tiba”, Selasa (8/7). Mengusung tema “Bijak di Dunia Digital, Tanggap di Krisis Iklim”, webinar ini jadi bagian penting dari rangkaian Lokakarya Forum Anak Nasional 2025, dan diikuti lebih dari 1.000 peserta anak dari 38 provinsi secara daring.

Menteri PPPA, Arifah Fauzi, menekankan pentingnya kebijaksanaan dalam bermedia sosial, apalagi di tengah maraknya kekerasan digital. Berdasarkan data Komnas Perlindungan Anak tahun 2022, sekitar 40% anak Indonesia pernah mengalami kekerasan daring, termasuk cyberbullying. Dalam sambutannya, Arifah mengingatkan agar generasi muda tidak sembarangan membagikan informasi. “Cek dulu kebenarannya, lalu pikirkan apakah informasi itu bermanfaat atau justru bisa menyakiti orang lain,” tegasnya.

Menurut Menteri Arifah, media sosial sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan anak muda. Namun ia mengingatkan, kemajuan digital tidak boleh menjadikan anak-anak lengah dan mudah terjerumus. “Teknologi bisa bantu kita berkembang, tapi juga bisa menjerat kalau tidak digunakan dengan bijak. Jadi, mari kita saring sebelum sharing,” serunya penuh semangat.

Isu perubahan iklim juga tak luput dari perhatian. Arifah menilai anak-anak dan remaja saat ini menghadapi dua tantangan besar: digitalisasi dan krisis iklim. Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak mulai dari keluarga, masyarakat, hingga pemerintah untuk aktif mendampingi anak-anak agar tumbuh dengan tangguh dan terlindungi. “Mereka bukan hanya objek pembangunan, tapi juga subjek. Suara anak harus didengar,” ujar Arifah.

Laman berikutnya
Halaman: 1 2
Bijak Bermedia Forum Anak Nasional Hari Anak Nasional 2025 literasi digital perlindungan anak Saring Sebelum Sharing Save The Children Wartabanjar.com

Navigasi pos

Pos sebelumnya Pembekalan Duta GenRe 2025 di HST: Cegah Pernikahan Dini, Ciptakan Remaja Pelopor Perubahan
Pos berikutnya Polres Balangan Musnahkan Barang Bukti Narkoba: Sabu dan Ribuan Butir Karisprodol Dimusnahkan

Posting Terkait

  • Anisa Bahar Marah, Cek Lirik Asli Lagu “Gapapa” yang Diubah Vulgar oleh Icha Chellow dan Mala Agatha
  • Dua Hari Usai di Tanah Bumbu, Buaya Memangsa Bocah 8 Tahun di Kotabaru
  • Cal Crutchlow Kembali Menggantikan Johann Zarco di LCR Honda untuk MotoGP Silverstone
  • Ruben Amorim Ingin Reuni dengan Beberapa Pemain Manchester United di Liga Italia
  • Tawaran Perdana Juventus untuk Membeli Mateo Pellegrino Ditolak Parma
  • Jasad Wardani Dibawa ke Kamar Mayat RSUD Banjamasin
  • Komisi Eropa Berencana Membatasi Akses Anak-anak ke Media Sosial
  • Wardani Ditemukan Meninggal di Kamar Kost Jalan Cemara Ujung Banjarmasin

Jangan Lewatkan

  • Harus Gotong Pasien ke Puskesmas karena Jalan Putus, Warga Krayaan Kaltara Ingin Lepas dari NKRI
  • Kisah Bayi Bernama Muhammad MBG Subianto, dari Ompreng ke Akta Kelahiran
  • Proses Temuan 2.000 Liter Solar dan 500 Pertalite, Satreskrim Polresta Pontianak Periksa Petugas SPBU
  • Tanggulangi Karhutla, Heli Water Bombing Siramkan Jutaan Liter Air di Kalteng dalam Lima Hari
  • Pemko Samarinda Proses 36 Aduan SPMB SMPN dan Selidiki Keluhan Pungli
  • Prakiraan Cuaca Kalsel Hari ini Cerah Berawan di Seluruh Wilayah

News Feed

Harus Gotong Pasien ke Puskesmas karena Jalan Putus, Warga Krayaan Kaltara Ingin Lepas dari NKRI

Kisah Bayi Bernama Muhammad MBG Subianto, dari Ompreng ke Akta Kelahiran

Proses Temuan 2.000 Liter Solar dan 500 Pertalite, Satreskrim Polresta Pontianak Periksa Petugas SPBU

Tanggulangi Karhutla, Heli Water Bombing Siramkan Jutaan Liter Air di Kalteng dalam Lima Hari

Pemko Samarinda Proses 36 Aduan SPMB SMPN dan Selidiki Keluhan Pungli

Prakiraan Cuaca Kalsel Hari ini Cerah Berawan di Seluruh Wilayah

  • 1
  • 2
  • 3
  • …
  • 5,024
  • Berikutnya

No More Posts Available.

No more pages to load.

Warta Video

VIDEO – Kejati Ungkap Modus Pegawai ESDM Kalsel Saat Korupsi Perizinan Tambang, Raup Rp1,2 Miliar
Senin, 8 Juni 2026 - 20:08 WIB
VIDEO – Asrama Ponpes Nurul Iman di RO Ulin Banjarbaru Terbakar, 78 Santri Selamat
Kamis, 4 Juni 2026 - 08:07 WIB
VIDEO – Nasib Pilu Iwan Rahmadi, Disabilitas di Banjarmasin Jadi Korban Penganiayaan
Rabu, 27 Mei 2026 - 10:54 WIB
VIDEO – Kebakaran Rumah di Cempaka Banjarbaru, Uang Rp 9 Juta Dalam Bantal Ikut Hangus
Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:36 WIB
VIDEO – SPBU Gambah HST Viral Gegara Isi BBM dalam Kondisi Gelap, Polisi Beri Penjelasan
Jumat, 15 Mei 2026 - 08:15 WIB

Warta Borneo

  • 1
    Harus Gotong Pasien ke Puskesmas karena Jalan Putus, Warga Krayaan Kaltara Ingin Lepas dari NKRI
  • 2
    Proses Temuan 2.000 Liter Solar dan 500 Pertalite, Satreskrim Polresta Pontianak Periksa Petugas SPBU
  • 3
    Tanggulangi Karhutla, Heli Water Bombing Siramkan Jutaan Liter Air di Kalteng dalam Lima Hari
  • 4
    Pemko Samarinda Proses 36 Aduan SPMB SMPN dan Selidiki Keluhan Pungli
  • 5
    Pascakebakaran, Siswa MTs Darul Ulum Pahandut Palangka Raya Harus Belajar Secara Daring
wartabanjar.com
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang kami
  • SOP Perlindungan Wartawan