WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Sejak beberapa tahun lalu, Sekolah Dasar Negeri (SDN) Basirih 8 mengeluhkan kurangnya ruang atau kantor guru.
Hal tersebut diungkapkan, Kepala SDN Basirih 8, Eni Kusrini, saat ditemui awak media, Jumat (2/5/2025).
Eni menjelaskan, ruang atau kantor guru yang sebelumnya, sekarang difungsikan sebagai kelas untuk kegiatan belajar mengajar.
“Jadi saya dan para guru sekarang berkantor di bekas perpustakaan. Sementara untuk buku-buku yang ada perpustakaan itu disebar ke masing-masing kelas,” jelas Eni.
Ia berharap akan lebih ideal lagi kalau pihaknya mempunyai kantor sendiri.
Eni mengungkapkan, hal tersebut disebabkan tingginya minat para siswa yang ingin masuk ke SDN Basirih 8.
“Mungkin karena di sekolah yang lain juga penuh, makanya jadi mendaftar ke sini, kami juga tidak mungkin menolak anak yang sekolah,” ungkap Eni.







