Sampah Medis Ditemukan di TPS Banua Anyar, Ratu Sampah: Harus Ditangani Khusus!

    WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Kembali, temuan sampah medis jenis infus di Tempat Pemilahan Sampah (TPS) Banua Anyar, Kecamatan Banjarmasin Utara, Banjarmasin pada Sabtu (5/4/2025)

    Temuan ini mengejutkan para petugas pemilahan sampah di TPS Banua Anyar.

    “Saya sedang memilah sampah, tiba-tiba menemukan sampah medis jenis infus, jadi langsung saya pisahkan ke tempat lain,” ungkap salah satu petugas yang bertugas saat itu.

    Ketua Bank Sampah Indonesia, Wilda Yanti, yang tengah melakukan kunjungan kerja ke lokasi, langsung merespons temuan tersebut.

    Baca Juga

    Bhayangkari Kalsel Bagikan 20.000 Nasi Bungkus untuk Jemaah Haul ke 219 Datu Kelampayan

    Wilda yang dikenal dengan julukan “Ratu Sampah” menegaskan pentingnya penanganan khusus untuk limbah medis.

    Sampah medis tidak boleh disatukan dengan sampah rumah tangga. Penanganannya harus khusus dan dilakukan oleh perusahaan yang memiliki izin resmi,” tegas Wilda.

    Ia menjelaskan bahwa sampah medis seperti infus, jarum suntik, dan benda-benda medis bekas pakai sangat berbahaya.

    “Apalagi kalau infus itu masih ada cairannya, risikonya besar. Kalaupun sudah dibersihkan, mungkin masih bisa ditangani, tapi tetap harus lewat prosedur yang benar,” tambahnya.

    Temuan ini menjadi pengingat penting bahwa edukasi dan pengawasan terkait pemilahan sampah, khususnya limbah medis, masih perlu diperkuat di tingkat masyarakat dan TPS. (Ramadan)

    Editor Restu

    Baca Juga :   Polairud Polda Kalsel Borong Dagangan Pedagang di Haul Datu Kelampayan

    Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

    BERITA LAINNYA

    TERBARU HARI INI