WARTABANJAR.COM, PALEMBANG – Ratusan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Sumatera Selatan menggelar aksi demonstrasi, akibat sering dipalak hingga dianiaya pimpinannya.
Mereka meminta Kepala Satuan Pol PP Sumsel Aris Saputra agar segera dicopot lantaran diduga sering menindas bawahan.
“Selama ini sering main tangan (kekerasan), kata-kata kotor kami dicaci tidak pantas. Itu yang membuat kami tak tahan lagi,” kata Ruzi Samsaris anggota Satpol PP Sumsel yang ikut dalam demonstrasi, Rabu (7/6/2023).
Tidak hanya kekerasan yang menimpa anggota, mereka juga sering mengaku dipalak oleh Aris.
Ketika mendapatkan uang untuk pengamanan mereka harus lebih dulu memberikan kepada Haris.
Kemudian uang itu akan dipotong tanpa kejelasan.
“Seluruh uang PAM (pengamanan) harus dikasih ke Kasat dulu, misal dapat Rp 100.000 maka akan dipotong Rp 50.000,” keluh Ruzi.
Baru-baru ini, Ruzi mengaku Kasi Ops PoPP Provinsi Sumsel tidak berani masuk kerja karena dipukul oleh Aris. Peristiwa itu membuat mereka marah atas perilaku arogan atasan.
“Kejadiannya dua minggu lalu sampai sekarang tidak masuk,” ujarnya.
Dengan kejadian tersebut, mereka meminta agar Gubernur Sumsel segera mencopot Aris sebagai Kasat Pol PP agar penindasan tak makin berlanjut.
Aksi itu, menurut Ruzi, diterima oleh Sekretaris Daerah Sumatera Selatan Supriono yang menyebutkan waktu dekat Aris akan dipanggil untuk dimintai klarifikasi.
“Mudah-mudahan nanti setelah dipanggil Sekda dia berubah, kami minta Gubernur copot Aris,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan Supriono mengaku akan segera memanggil Aris Saputra untuk dimintai terkait dugaan pungli dan kekerasan terhadap anggotanya.
Namun, Supriono masih belum memberikan keterangan secara jelas dugaan pungli yang dimaksud anggota.
“Kalau kekerasan mungkin ada, kita tidak bisa sepihak. Nanti Kasatnya dipanggil dulu,untuk dikonfirmasi,” ujarnya.
Selain itu, Supriono pun belum mengambil keputusan apapun terkait aksi anggota Pol PP karena akan memanggil lebih dulu Kasat Pol PP.
“Nanti ditanya dulu siapa yang kena kekerasan,” ungkapnya.
Sedangkan Kasat Pol PP Aris Saputra yang dikonfirmasi lewat pesan singkat hingga saat ini belum memberikan respons terkait aksi para anggotanya tersebut.(wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor : didik tm
Sering Dipalak dan Dianiaya Pimpinannya, Anggota Satpol PP Demo Minta Gubernur Bertindak
Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com